Jodoh.

Advertisements

Sungai Kg Sentosa.

Corat-coret ….
Kisah 9A vs RM 10

Tengah hari tadi…..sewaktu saya bersendirian lunch…
Di kedai tepi Sungai Kg Sentosa

Datang sekeluarga 7 orang…ibu ayah, 2 anak sek menengah, 2 anak sek rendah dan 1 kanak kanak…..mundar mandir mencari tempat duduk…..akhirnya dapat. ….lepas seorang seorang minum air putih yg terhidang….hingga habis satu jug. Saya memerhatikannya….

Kemudian kedengaran tokey kedai berkata.. Layan diri yea……tapiiii…takda siapa antara mereka yg bangun memilih makanan.

Kelihatan ayah menghampiri tokey….sambil berbisik……kak, saya cuma ada duit rm 50. Saya nak raikan anak saya, dia dapat 9A dlm spm nya tadi…. Boleh tak bagi dia makan budjet Rm 10 dan lebihnya bagi kami makan lauk lauk yang murah aje. Ayahnya kelihatan malu malu bila kami memandangnya. Untuk berjimat….mereka tak order minuman kecuali anak yang diraikan minum air sirap limau dan lauk yang menjadi pilihannya ialah seekor ikan tilapia bersambal…..itu saja. Sedangkan keluarganya yang lain…..makan nasi putih dengan 3 ketul ayam rendang dan sayur tauge.
Makan berbahagi lauk untuk berjimat……atau ayat paling tepat, mungkin takut duit tak cukup.

Saya tak tau nak kata apa……nasi yang ada separuh pinggan….tak mampu nak saya telan lagi………saya minum air mata sendiri…….saya bangga…..meskipun dalam payah….keluarga itu bersyukur dalam doa panjangnya sebelum makan tadi…….. tetap meraikan kejayaan anak sulungnya dapat 9A dengan caranya sendiri dan seadanya….. ….anaknya tak demand…….cukup dengan seekor tilapia sambal……bersyukur dengan hadiah makan bernilai rm 10…..mudah2an jadi pemangkin untuk kejayaan adik adik yang lain.

ALLAHU AKBAR…..
Hari ini makan tak berteman, asbab ALLAH nak temukan saya dengan cerita ini dan balik ke rumah, untuk muhasabah diri.
Terima kasih ya ALLAH.

 

Tanya.

*MENCARI NIKMAT HUSNUL KHOTIMAH DAN TANDA-TANDANYA*

Nikmat Husnul khatimah didambakan oleh setiap insan. Yakni berakhir hidupnya atau kematiannya itu dgn kebaikan atau dlm keampunan Allah. Ini suatu kemuliaan di mana seorang mukmin diberi taufiq oleh Allah sebelum datangnya kematian.

Dengsn taufiq, dia meninggalkan segala perbuatan yang mendatangkan murka Allah Azza wa Jalla. Dia diberi kekuatan melakukan ketaatan dan mengerjakan berbagai kebaikan sebelum dia menutup usianya. Segala kealpaan dan kemungkaran diampuni Allah sebelum menutup mata. Inilah nikmat Husnul Khotimah… Bagaimana pula nasib kita?

Hadis Anas bin Malik yang diriwayatkan Imam Ahmad yang menunjukkan tentang Husnul Khotimah pada seorang hamba, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

ذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ قَالُوا وَكَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ قَالَ يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ مَوْتِهِ

*“Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal. Para sahabat bertanya; “Bagaimana membuatnya beramal? Baginda menjawab: Allah akan memberikan taufiq kepadanya untuk melaksanakan amal solih sebelum dia meninggal.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)*

Allahumma amin…..
Mati dalam keadaan Husnul Khotimah ini memiliki tanda-tandanya. Di antara tanda-tanda itu ada yang hanya diketahui oleh orang yang akan meninggal, namun ada pula tanda-tanda itu boleh diketahui oleh semua orang.

Adapun tanda yang hanya diketahui oleh seseorang yang hendak meninggal itu ialah dgn adanya perkhabaran gembira dari Allah bahwa dia telah mendapat keridhaan Allah dan berhak mendapat kemuliaan dari-Nya sebagai bentuk keutamaan yang diberikan Allah kepadanya. Allah Ta’ala berfirman;

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّـهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushshilat:30).

Syeikh Abdurrahman As-Sa’dy dalam tafsirnya mengatakan;
“Ini adalah tanda pada seorang mukmin saat menghadapi sakarotul maut.”

Imam Ahmad juga meriwayatkan sebuah hadits dari Anas bin Malik Radhiyallohu ‘anhu, bahwa nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;
“Barangsiapa senang bertemu dengan Allah, maka Allah senang bertemu dengannya. Dan barangsiapa tidak senang bertemu dengan Allah, maka Allah tidak senang bertemu dengannya.” Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, kami semua tidak menyukai kematian?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukan itu yang aku maksudkan, namun seorang yang beriman apabila menghadapi sakaratul maut, maka seorang pemberi khabar gembira utusan Allah datang menghampirinya seraya menunjukkan tempat kembalinya, hingga tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai kecuali bertemu dengan Allah. Lalu Allah pun suka bertemu dengannya.

Adapun orang yang banyak berbuat dosa, atau orang kafir, apabila telah menghadapi sakaratul maut, maka datang seseorang dengan menunjukkan tempat kembalinya yang buruk, atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan. Maka itu membuatnya tidak suka bertemu Allah, hingga Allah pun tidak suka bertemu dengannya.” (HR. Ahmad)

*TANDA-TANDA HUSNUL KHOTIMAH*

Ada beberapa tanda Husnul Khotimah yang diperhalusi oleh para ulama berdasar dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Diantaranya;

1) Seseorang yang sering *mengucap kalimahh ‘Laa ilaaha illallah*‘ terutama di akhir hayatnya, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلامِهِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallooh’ maka dia akan masuk Surga.” (HR. Abu Dawud).

Cuba kita perhati percakapan harian kita, kalimat apa yg banyak meniti di bibir kita saban waktu..? Adakah Kalimah Toyyibah? Atau kalimat lagho dan menghiris hati yg mendengarnya. Atau kita seronok mengadu domba menyebar kepalsuan hingga orang ramai jadi resah membacanya tanpa hujung pangkal….

Tabayyunlah dulu sebelum menyampaikan
“dari sahabat ….90”
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸